Nia Deliana

Nayinar Kuniyappan (w.1526): Mogul Keling di Pasai

Nayinnar Kuniyappan adalah pedagang kaya asal India Selatan yang terlupakan. Karya Jorge  M Dos Santos Alves berbahasa Prancis yang diterbitkan Archipel berjudul Un Tamoul...

Teuku Mansoer Leupueng: Lentera Harmoni Barat dan Timur

Ingatan masa kecilku melayang jauh ke tahun 1990an. Padang Sakti-Lhokseumawe tempatku tumbuh besar itu menyaksikan setidaknya dua hal. Yang pertama, menara-menara gas dari perusahaan...

Muslim Jahat, Baik atau Modern: Diskursif Perbandingan Era Kolonial

Ini adalah bahan perbicangan Tea Talk dengan pelajar-pelajar Aceh dan Riau di Istanbul pada hari ahad, 26 Januari tahun ini. Isi perbincangan itu saya...

Tips agar Bahagia di Turki

Ingat pribahasa dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung?. Nah untuk bisa hidup tentram di Turki, mengikuti pribahasa ini adalah salah satu obatnya. Jika kamu turis...

Turki dan Potret Media

Turki ternyata Hipokrasi juga. Setidaknya itulah opini yang coba dibangun dengan judul artikel dibawah ini. Artikel tersebut adalah salah satu contoh kegagalan menginterpretasikan peristiwa sesuai dengan periodenya....

Racist-Islamophobia or Ignorance: an Encounter in Turkiye

It was raining ice on the third eve of Christmas in Istanbul. Vapor that took us from Eminonu harbored in the infamous crowd of Uskudar. Legs...

Orang Keling di Aceh

Sejak berabad-abad, arus manusia yang datang dari India Selatan dikenal sebagai Keling, khususnya oleh orang-orang pribumi seperti di Indonesia dan Malaysia. Ayah saya yang...

Medis dalam Manuskrip Aceh

Buku Malay Medical Manuscript: Heritage from the Garden of Healing merupakan salah satu buku penting yang terbit dua tahun lalu. Buku ini terdiri dari...

Revisiting atas Angin: Sebuah Review

Pada tanggal 25 September lalu saya menghadiri bedah buku Revisiting Atas Angin: A review of the Malay Imagination of Rum, Ferringhi, and the Penjajah yang dikarang...

Go Back to Arabia: Islamophobia di Turki

Pukul 19.46 sore dari tanggal 26 Juli 2019, matahari bersinar hangat menenangkan. Aku dan dua putriku yang blasteran dengan penuh semangat berjalan pulang melewati trotoar-trotoar...
spot_img